Senin, 27 April 2015

MENGUNGKAP KEHENDAK ALLAH DARI HAKIKAT GERAKAN SHALAT (bagian 1)


Tidak ada sesuatu pun ciptaan dan perintah Allah yang tidak memiliki manfaat dan kegunaan bagi umat manusia, apakah itu bagi kehidupan pribadi insaniyah maupun dalam kehidupan bermasyarakat setiap kelompok umat manusia. Khusunya Umat Islam, pensyariatan perintah shalat merupakan perintah yang memiliki manfaat dan faedah yang sangat besar dan tak ternilai harganya.

Jika setiap umat Islam menyadari akan pentingnya perintah shalat dalam menciptakan perdamaian dan keselamatan diatas dunia ini, pastilah tidak ada seorang Muslim Pun yang sengaja meninggalkan perintah shalat ini. Pertanyaan sederhana yang dapat di ajukan, Apa sebenarnya rahasia dari Perintah Shalat ini sehingga Allah sangat mewajibkan Umat Islam untuk tidak meninggalkannya? Dan Bagaimana Korelasi antara perintah Shalat dengan kedamaian serta keselamatan Umat ?

Sebelum lebih jauh lagi pembahasan tentang hal ini diungkapkan, mari tanyakan pada diri kita masing-masing, apakah diri kita senantiasa mendambakan kehidupan yang bahagia? Apakah Diri kita senantiasa ingin hidup rukun dan bahagia dengan saudara-saudara kita? Dan Apakah diri kita juga ingin hidup aman dan selamat dalam kehidupan ini? Jika pertanyaan-pertanyaan itu ternyata menjadi kebutuhan kita semua, maka penting bagi kita untuk mengerti apa sebenarnya rahasia dari perintah dan kewajiban melaksanakan shalat. 

Shalat merupakan salah satu ibadah perintah Allah kepada kita yang terdiri dari beberapa gerakan dan bacaan didalamnya. Dari urutan bacaan dan urutan gerakan-gerakan di dalamnya, ternyata disitulah letak salah satu rahasia dari perintah shalat ini. Dan jika hal itu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, maka akan damai dan selamat lah kehidupan di atas dunia ini.

Dari urutan gerakan-gerakan dalam shalat, betapa kita akan temui urutan gerakan-gerakan yang sebenarnya merupakan simbol gerakan kita dalam menjalani hidup dan kehidupan ini. Mari kita lihat satu Persatu.

Ketika kita berdiri tegak dan menundukkan kepala melihat ke tanah, setidaknya pada saat itu kita tengah mempraktekkan hakikat kehidupan kita sebagai manusia yakni meskipun raga kita berdiri kokoh diatas tanah namun kesadaran kita untuk menundukkan kepala dan mengahadapkan wajah kehadirat Allah SWT, setidaknya merupakan pengakuan kita bahwa dari tanah itulah kita tercipta dan asal penciptaan dari tanah itu kelemahan kita dihadapan Allah SWT. Jika hal ini benar-benar kita wujudkan dalam kehidupan kita di alam nyata, setidaknya hal-hal yang bisa kita hindari yaitu segala bentuk kesombongan dan kezaliman yang merupakan sumber dari segala sifat jahat manusia. Namun sekali lagi, banyak dari kita yang terus bersandiwara dan seakan pura-pura lupa bahwa meski Allah telah menciptakan kemuliaan manusia pada Akalnya yang berada diatas kepala sebagai Puncak tertinggi, namun kekuatan dan keelokan tubuh kita secara keseluruhan tercipta dari tanah. Itulah sebab pentingnya pengakuan akan kelemahan kita di hadapan Allah dan secara bersamaan kita mulia dibanding Makhluk lain karena akal yang Allah titipkan kepada kita. Jika hal ini mampu kita terapkan dalam hidup sehari-hari maka modal awal terciptanya kehidupan yang aman, sejahtera dan damai akan terwujud dengan mudah.

Selanjutnya kita perhatikan keadaan yang terjadi disekeliling kita, hal apa sebenarnya yang menyebabkan banyak terjadi kerusakan dan perpecahan di antara umat saat ini ? Ya....salah satu penyebabnya adalah kesombongan dan keangkuhan. Jadi, jangan lah heran kalau akhir-akhir ini ternyata berbagai hal yang mengganggu keseimbangan kehidupan yang bahagia terganggu hanya karena setiap manusia merasa lebih mulia dari manusia lain, bahkan yang lebih parah ada sebagian manusia yang merasa lebih berkuasa dari Sang  Maha Kuasa.

Tanyakan kembali pada diri kita masing-masing, masihkah kita menginginkan kehidupan yang damai dan selamat? Hanya pribadi kita masing-masing yang bisa menjawab dan memberikan solusinya......(bersambung ke bagian 2)


www.momenterbaik.com

Minggu, 05 April 2015

MANUSIA MAKHLUK TUHAN PALING CAKEP



Hai Sahabat Bunda......
Pada tulisan kali ini, bunda sedikit ingin berbagi rasa yang mungkin kita semua telah mengecapnya masing-masing. Masih ingatkah Sahabat Bunda, bahwa setiap kita terlahir dalam keadaan Suci ?? Bukankah kita sebagai manusia adalah makhluk tuhan yang sempurna??


Berangkat dari dua pertanyaan diatas, setidaknya kita semua meyakini bahwa setiap manusia pada awalnya adalah makhluk yang suci, bersih dan bisa jadi sebagai makhluk yang sehat. Namun, seiring dengan bergulirnya waktu dan bertambahnya umur banyak diantara kita bahkan bisa jadi Bunda sendiri menderita berbagai penyakit, bisa berupa penyakit ringan, penyakit berat bahkan penyakit kronis sekaligus. Secara sepintas, dapat kita asumsikan bahwa penyakit atau rasa sakit yang kita derita tidak lain dan tak bukan adalah buah dari kesalahan kita sendiri. 

Hal ini jelas, karena pada asasnya kita adalah makhluk Tuhan yang lahir dalam kondisi suci dan bersih. Mengapa kita justru mengotorinya? Ibarat kertas putih, tubuh yang kita miliki bahkan jiwa yang kita punya sedari waktu kecil telah kita kotori dengan debu-debu dosa yang kemudian menimbulkan penyakit dalam diri. Oleh karena itu, karena kesucian dan kebersihan serta kesehatan telah menjadi fitrah kita, bukan tidak mungkin setiap saat kita selalu merindukan hal-hal seperti itu. Manusia mana di dunia ini yang ingin hidupnya menderita kesakitan terus menerus ? atau bahkan ingin dirinya hidup dengan kotornya Jiwa dan Jasad? Tidak ada, karena memang kita makhluk yang suci. Kita sadar akan hal itu, tapi kita sering lupa untuk menjaganya.

Dengan demikian Sahabat Bunda.....Bukan saatnya lagi bagi kita, selalu menyiksa diri dan jasad kita ini dengan berbagai macam penyakit dan kotoran. Kembalikanlah posisi diri kita pada fitrahnya karena kita adalah makhluk yang suci.

Selain itu, kita pun adalah makhluk yang sempurna. Kita berbeda dengan Binatang, kita pun tidak sama dengan Tumbuhan atau bahkan malaikat. Kita adalah manusia dengan bekal jiwa dan akal. Kita adalah manusia yang tercipta dari tanah dan terbentuk dengan tulang belulang serta darah yang terbungkus daging dan kulit. Dalam kesempurnaan itu, kita semua lahir dalam keadaan yang anggun, tampan dan sebagai makhluk Tuhan paling indah. 

Oleh karena hakikat penciptaan kita adalah kesempurnaan, keanggunan, ketampanan dan keindahan maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menjaga fitrah penciptaan itu agar tetap pada kondisinya. Sehingga ketika kita mengembalikannya kepada Sang Pemiliknya semua akan nampak indah dan bercahaya. Disnilah pentinganya bagi Sahabat Bunda sekalian untuk senantiasa menjaga penampilan agar tetap terpelihara baik jasad dengan accesoriesnya maupun Ruh dengan cahaya Ilahinya. Karena hidup itu sendiri adalah pilihan kita, maka jangan salah dalam menentukan pilihan hidup yang akan kita lewati. Kembalikan semuanya kepada fitrahnya karena itu semua sebaik-baik asas dalam menjalankan kehidupan yang setiap saat semakin pelik.

Sekali lagi, didepan kita terpampang pilihan apakah akan selalu hidup sehat, bersih dan suci?? Atau justru kita akan senantiasa mengotori jasad dan jiwa kita?? Bahkan didepan kita juga terdapat pilihan apakah kita akan memilih menjalani hidup dengan penuh keanggunan dan kesempurnaan?? Atau malah kita semakin menjatuhkan diri dalam kubangan dosa dan maksiat?? Jawabnya hanya kita sendiri dan Tuhan yang tahu apa yang kita inginkan.

www.momenbunda.com

www.momenbunda.net